Selasa, 10 Mei 2016

analisa hikayat si miskin

Hikayat Si Miskin
Alkisah maka tersebutlah perkataan Mara Karmah berjalan dua bersaudara itu, maka tuan Puteri Nila Kesuma itu pun menangis hendak minum susu, maka Mara Karmah pun menangis seraya berkata, “Diamlah adinda jangan menangis, karena kita orang celaka, di manakah kita boleh mendapat susu, lagi kita sudah dibuangkan orang.” Maka diberinyalah kepada adiknya ketupat itu sebelah, maka dimakannyalah. Maka ía pun diamlah. Maka sampai tujuh hari tujuh malam Ia berjalan itu, maka ketupat yang tujuh biji itu habislah dimakan oleh tuan Puteri Nila Kesuma itu, karena diberikannya kepada adiknya pagi sebelah, dan petang sebelah. Setelah habis ketupat itu, maka tuan Puteri Nila Kesuma itu pun menangis pula hendak makan. Maka diambil oleh Mara Karmah segala tarik kayu dan umbut-umbut dan buah-buahan kayu yang di dalam hutan itu yang patut dimakannya, maka diberikannya kepada saudaranya itu. Dan barang di mana ia bertemu dengan air, maka dimandikannyalah akan saudaranya.
Syahdan beberapa lamanya, ía berjalan itu, maka beberapa bertemu dengan gunung yang tinggi-tinggi dan padang-padang yang luas-luas, dan tasik yang berombak seperti lain, tempat segala dewa—dewa, peri mambang indera candara jin. Maka raja-raja jin di sanalah tempat bermain lancang, berlomba-lomba. Di sanalah ia banyak beroleh kesaktian, diberi oleh segala anak raja-raja itu, diangkat saudara oleh mereka itu sekalian akan dia dan beberapa ia bertemu dengan binatang yang buas-buas, seperti ular naga buta raksasa. Sekaliannya mereka itu memberi kesaktian kepada Mara Karmah.
Syahdan, beberapa ia melihat kekayaan Allah Subhanahu wa Ta’aIa berbagai-bagai dan ajaib-ajaib. Maka bertemulah ia dengan bukit berjentera, tempat segala raja-raja, dewa bertapa itu di sanalah tempatnya. Adapun Mara Karmah itu apabila ia bertemu dengan segala raja-raja itu, maka tuan Puteri Nila Kesuma itu pun disembunyikannyalah. Dan jikalau ia bertemu dengan segala binatang yang buas-buas, maka didukungnyalah akan saudaranya itu, tiada diberinya lepas dari tubuhnya.
Hatta, dengan demikian, maka ia pun sampailah kepada sepohon kayu beringin, terlalu amat besar, dan adalah air turun dari atas gunung itu. Maka di sanalah ia berhenti dan memandikan saudaranya. Maka tiba-tiba, melayanglah seekor burung dari atas kepalanya, maka tuan Puteri Nila Kesuma pun menangis, minta ditangkapkan burung yang terbang itu. Maka Mara Karmah pun melompat, lalu disambarnya burung itu, dapat ditangkapnya, lalu diberikannya kepada saudaranya. Maka sukalah hati saudaranya itu sambil katanya, “Bakarlah kakanda burung ini kita makan!” Maka kata Mara Karmah, “Sabarlah dahulu tuan!” Maka kedengaranlah bunyi ayam berkokok sayup-sayup, karena hutan itu dekat dengan dusun orang negeri Palinggam Cahaya. Maka kata Mara Karmah kepada saudaranya itu, “Tinggallah tuan di sini dahulu, biarlah kakanda pergi mencari api akan membakar burung adinda itu” Maka sahut Puteri itu, “Baiklah kakanda pergi, jangan lama-lama kakanda pergi itu.” Maka dipeluk dan diciumnya akan saudaranya itu seraya katanya, “Janganlah tuan berjalan-jalan ke sana sini sepeninggal kakanda ini, kalau-kalau tuan sesat kelak tiada bertemu dengan kakanda lagi” Maka sahutnya, “Tiada hamba pergi kakanda.” Mara Karmah pun berjalan menuju bunyi ayam berkokok itu, tetapi hati Mara Karmah itu tiada sedap berdebar—debar rasanya, setelah sampai ia kepada dusun orang itu. Maka dilihatnya kebun orang dusun itu terlalu banyak jadi tanam-tanaman, seperti ubi keladi, dan tebu, pisang, kacang, dan jagung. Maka ia pun berjalanlah berkeliling pagarnya itu menanti orang yang empunya kebun itu. Ia hendak meminta api. Setelah dilihat oleh orang yang empunya kebun itu, maka katanya, “Anak si pencuri, demikianlah sehari-hari perbuatanmu mencuri segala tanam-tanamanku ini sehingga habislah jagung pisangku tiada berketahuan. Engkaulah yang mencuri. Maka sekarang hendak ke mana engkau melarikan nyawamu itu daripada tanganku sekarang; sedanglah lamanya aku menantikan engkau tiada juga dapat; baharulah sekarang aku bertemu dengan engkau.” Maka ia berkata-kata itu sambil berlari menangkap tangan Mara Karmah itu. Maka kata Mara Karmah, “Tiada aku lari, karena aku tiada berdosa kepadamu; bukan aku orang pencuri, aku ini orang sesat, datangku ini dari negeri asing hendak meminta api kepadamu.” Maka ditamparinyalah dan digocohnya akan Mara Kanmah itu seraya katanya, “Bohonglah engkau ini!” Maka kemala yang digendong oleh Mara Karmah yang diberi oleh bundanya itu pun jatuhlah dari punggungnya. Setelah dilihat oleh orang dusun itu, maka diambilnyalah, seraya katanya, inilah kemalaku engkau curi.’ Maka kata Mara Karmah itu, “Nyatalah engkau ini berbuat aniaya kepadaku” Maka ia pun terkenanglah akan saudaranya yang ditinggal di dalam hutan seorang dirinya itu, Maka katanya dalam hatinya, “Wahai adinda tuan, betapa gerangan hal tuan sepeninggal kakanda ini kelak, karena dianiaya oleh orang, matilah kakanda tiada bertemu dengan tuan lagi. ”Maka ia pun menangis terlalu sangat, lalu rebah pingsan tiada khabarkan dirinya. Maka kata orang dusun itu, “Apa yang engkau tangiskan, sebab salahmu; itulah balasnya engkau makan jagungku” Maka dilihatnya segala tubuh Mara Karmah itu habis bengkak-bengkak dan berlumur dengan darah, dan tiada ia bergerak lagi. Maka pada sangka orang dusun itu, sudahlah mati rupanya, maka diikatnyalah dengan tali dari bahunya sampai kepada kakinya, seperti orang mengikat lepat, demikianlah lakunya ia mengikat Mara Karmah itu. Setelah sudah diikatnya, maka diseretnyalah, dibawanya ke tepi taut, lalu dibuangkannya ke dalam laut itu. Maka ia pun kembalilah ke rumahnya.
Sumber Hikayat Si Miskin, Aliudin Wahyudin, 1981, Depdikbud, Proyek Penerbitan Buku Sasta Indonesia dan Daerah, Jakarta
A.  Identifikasi Ciri-Ciri Hikayat Tersebut
Ciri-ciri hikayat sebagai berikut.
  1. Hikayat menggunakan bahasa Melayu
  2. Cerita hikayat dimulai dengan kata alkisah, sebermula, arkian, syahdan, hatta, dan tersebutlah.
  3. Hikayat mengandung unsur intrinsik dan ekstrinsik.
  4. Cerita hikayat berisi kehebatan dan kepahlawanan orang ternama.
B.  Unsur-Unsur Intrinsik “Hikayat Si Miskin”
Unsur intrinsik Hikayat Si Miskin sebagai berikut.
1. Tema
Tema kutipan Hikayat Si Miskin yaitu nasib dua bersaudara karena miskin atau penderitaan orang miskin ketika mengatasi kebutuhan hidup. Atau, orang miskin selalu menderita dalam mengatasi kesulitan hidup.
Bukti:
“Diamlah adinda jangan menangis, karena kita orang ceaka, di manakah kita boleh mendapat susu, lagi kita orang sudah dibuangkan orang.”
2. Tokoh dan penokohan
Tokoh dalam hikayat yaitu Mara Karmah, Puteri Nila Kesuma, dan pemilik kebun.
Penokohan:
a. Mara Karmah bersifat penyayang, tekun, dan pemberani
Bukti:
1)      Maka diberinyalah kepada adiknya ketupat itu sebelah, maka dimakannyalah. Dan barang di mana Ia bertemu dengan air, maka dimandikannyalah akan saudaranya.
2)      Di sanalah ia banyak beroleh kesaktian, diberi oleh segala anak raja-raja itu
3)      ”Tiada aku lari, karena aku tiada berdosa kepadamu
b. Puteri Nila Kesuma bersifat cengeng
Bukti:
1)      . . . maka tuan Puteri Nila Kesuma itu pun menangis hendak minum susu.
2)      Setelah habis ketupat itu, maka tuan Puteri Nila Kesuma itu pun menangis pula hendak makan.
c. Pemilik kebun bersifat ceroboh dan pemarah.
Bukti:
Maka ditamparinyalah dan digocohnya akan Mara Karmah itu seraya berkata, “Bohonglah engkau ini!”.
3. Latar
  1. Latar tempat
Peristiwa penggalan hikayat terjadi di tempat-tempat yang dilalui Mara Karmah selama perjalanan (gunung, padang luas, tasik, dusun).
Bukti:
1)      Syahdan berapa Iamanya, ia berjalan itu, maka beberapa bertemu dengan gunung yang tinggi-tinggi dan padang-padang yang luas-luas, dan tasik yang berombak seperti laut
2)      Maka ia pun berjalanlah berkeliling pagarnya itu menanti orang yang empunya kebun itu.
  1. Latar waktu
Peristiwa dalam kutipan hikayat terjadi pada keseluruhan waktu (pagi, siang, sore, malam) dan tidak dijelaskan secara mendetail.
Bukti:
Mara Karmah pun berjalan menuju bunyi ayam berkokok itu.
  1. Latar sosial
Latar sosial menjelaskan keadaan tokoh yang memprihatinkan karena penderitaan yang dialami.
Bukti:
a)      Maka dilihatnya tubuh Mara Karmah itu habis bengkak-bengkak dan berlumur darah, dan tiada bergerak lagi.
b)      .. . maka diikatnyalah dengan tali dan bahunya sampai kepada kakinya
4. Sudut pandang
Sudut pandang kutipan hikayat tersebut yaitu sudut pandang persona ketiga “dia” karena pengarang adalah seseorang yang berada di luar cerita yang menampilkan tokoh cerita dengan menyebutkan nama atau kata ganti ia, dia, dan mereka.
Bukti:
Mara Karmah pun melompat, lalu disambarnya burung itu, dapat ditangkapnya, lalu diberikan kepada saudaranya.
5. Alur
Kutipan hikayat beralur maju. Kutipan hikayat menceritakan awal penderitaan Mara Karmah. Kemudian, cerita perjalanan Mara Karmah dengan berbagai pengalaman.  Terakhir, peristiwa pemilik kebun menyakiti Mara Karmah karena dituduh mencuri.
6. Amanat
Amanat yang terdapat dalam kutipan hikayat sebagai berikut.
  1. Janganlah menuduh orang dan menganiaya orang sebelum tahu persoalannya.
  2. Tetaplah jujur dan berlaku baik meskipun dalam keadaan tidak punya dan menderita.
  3. Berkasih sayanglah dengan saudara.
C.  Unsur Ekstrinsik dalam Kutipan Hikayat Si Miskin
Unsur ekstrinsik yang menonjol dalam kutipan hikayat yaitu  nilai moral.
1. Kasih sayang terhadap saudara harus tercipta dalam suasana apa pun.
2. Menuduh orang dan menganiaya tanpa bukti yang jelas sangat menyakitkan.

sumber:
https://rohmadarso.wordpress.com/unsur-pembangun-karya-sastra/analisis-unsur-hikayat-si-miskin/

Minggu, 08 Mei 2016

Prosa lama

Prosa Lama

Pengertian Prosa Lama
Prosa lama merupakan karya sastra yang belum mendapat pengaruh dari sastra atau kebudayaan barat.

☻ Prosa lama mempunyai bentuk-bentuk sebagai berikut:
1) Hikayat
Bentuk sastra lama yang berisi cerita kehidupan para dewa, peri, pangeran atau putri kerajaan, serta raja-raja yang mempunyai kehidupan luar biasa dan gaib.
2) Sejarah atau tiambo
Salah satu bentuk prosa lama yang isi ceritanya diambil dari suatu peristiwa sejarah yang pernah terjadi.
3) Dongeng
Bentuk sastra lama yang bercerita tentang sesuatu kejadian yang luar biasa dan penuh khavalan, tentang dewa-dewa, peri-peri, putri-putri cantik, dan sebagainya. Fungsi dongeng haruslah sebagai penghibur. Oleh karena itu, dongeng disebut juga cerita pelipur lara.
4) Legenda
Bentuk dongen ini bercerita tentang riwayat atau asal-usul terjadinya sesuatu. Contohnya adalah Legenda Tangkuban Perahu, Legenda Pulau Jawa, dan lain-lain.
5)Fabel
Fabel bercerita tentang kisah-kisah yang menokohkan binatang. Cerita fable ini biasa digunakan oleh orang-orang tua sebagai media untuk mendidik anak-anak mereka. Contoh: Si Kancil dan Buaya, Si Kancil yang Cerdik, dan lain-lain.
6)Sage
Bentuk dongeng ini menceritakan tentang kisah-kisah kepahlawanan, keberanian, maupun kisah kesaktian seseorang. Contohnya adalah Ciung Winara, Patih Gadjah Mada, Calon Arang, dan lain-lain.

e. Jenaka atau Pandir

Dongeng jenaka atau pandir menceritakan tentang orang-orang bodoh yang bernasib sial. Dongeng ini biasanya bersifat humor dan menghibur pendengarnya dengan kelucuan-kelucuan yang ada di dalam cerita. Contoh: Dongeng Abunawas, Dongeng Si Pandir, dan lain-lain.

☻ Ciri-ciri Prosa Lama
1. Statis
Kalau kita baca Sejarah Melayu, Hikayat Hang Tuah, Hikayat Si Miskin, Hikayat Bangsawan, dan prosa lama yang lain, bentuknya selalu sama, pola-pola kalimatnya sama, malahan banyak kalimat dan ungkapan sama betul, tema ceritanya pun sama.
2. Diferensiasi sedikit
Cerita lama pada umumnya merupakan ikatan unsur-unsur yang sama karena perhubungan beberapa unsur kuat sekali.
3. Tradisional
Prosa lama memiliki pola-pola bentuk yang dijadikan transisi. Kalimat-kalimat dan ungkapan-ungkapan yang sama terdapat dalam cerita-cerita yang berlainan, bahkan di dalam satu cerita juga sering diulang-ulang.
4. Terbentuk oleh masyarakat dan hidup di tengah-tengah masyarakat
Kebanyakan hasil sastra dalam kesusastraan lama tidak diketahui siapa pengarangnya. Kalau dicantumkan suatu nama, itu hanya nama penyadur dan bukan nama pengarang yang sebenarnya. Sebab cerita lama itu hidup di tengah-tengah masyarakat yang diceritakan secara turun-temurun.

☻ Contoh Puisi Lama
Gurindam, Pantun, Syair, dan Talibun merupakan bagian dari puisi lama. Pengarang karya sastra lama termasuk puisi lama biasanya anonim atau tidak diketahui.
Berikut ini adalah contoh puisi lama:

► Gurindam
Gurindam adalah jenis puisi lama yang terdiri atas 2 baris, semuanya merupakan isi dan menunjukkan hubungan sebab akibat
contoh:
Cahari olehmu akan sahabat
yang dapat dijadikan obat
Cahari olehmu akan guru
yang mampu memberi ilmu
Cahari olehmu akan kawan
yang berbudi serta setiawan
Cahari olehmu akan abdi
yang terampil serta berbudi
► Pantun
merupakan jenis puisi lama yang terdiri atas 4 baris, memiliki rima (persamaan bunyi) dengan baris pertama dan edua merupakan sampiran dan baris ketiga dan ke empat merupakan isi
Contoh:
Tanam melati di rama-rama
Ubur-ubur sampingan dua
Biarlah mati kita bersama
Satu kubur kita berdua
►Syair
Syair merupakan puisi lama yang terdiri atas 4 baris per bait. Semua baris merupakan isi
Contoh:
Bulan purnama cahaya terang
Bintang seperti intan
Pungguk merawan seorang-orang
Berahikan bulan di tanah seberang
Pungguk bercinta pagi dan petang
Melihat bulan di pagar bintang
Terselap merindu dendamnya datang
Dari saujana pungguk menentang
►Talibun
Talibun merupakan puisi lama yang hampir mirip dengan pantun, bedanya hanya pada julah baris. Jumlah baris pada talibun lebih dari 4 baris.
Contoh:
Panakik pisau siraut
Ambil galah batang lintabung
Silodang ambil untuk niru
Yang setitik jadikan laut
Yang sekapal jadikan gunung
Alam terkembang jadikan guru


sebuah Puisi untuk mamah



Puisi ini sengaja aku buat untuk mamah di hari Ibu.
 
Mamah
Di usia mu yang sudah tua….
Kau masih begitu kuat, demi aku anakmu
Kau tak pernah mengeluh
Walau air matamu kau tumpahkan
Kau hanya selalu bilang… bahwa ini adalah air mata bahagia

Kau rela bekerja keras walau tubuh sudah lelah
Kau rela... berhujan dan berpanas…
Kau hebat walau ayah tidak menemanimu…
Demi aku…. Anak mu
Mamah selalu bilang
Inilah hidup…. Kita harus selalu bisa syukuri

Mamah…
Sayang, rindu, dan cinta mu… akan ku rangkai di hati
Engga akan pernah kilauan wajahmu hilang di bayangan hidup ku
Bersamamu terasa damai…
Luka dalam hatiku mendadak hilang
Mungkin masih banyak di bumi ini anak durhaka…
Akulah salah satu dari mereka…
Aku minta maaf mamah….
Aku sayang mamah….

Senin, 02 Mei 2016

Cinta

Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apa pun yang diinginkan objek tersebut.

  Cinta menurut Dr. Sarlito W. Sarwono memiliki 3 unsur:
1.                  Keterikatan
Adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dengan dia, ada uang sedikit beli hadiah untuk dia.

2.                  Keintiman
            Adanya kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi panggilan formal seperti bapak, ibu saudara digantikan dengan sekedar memanggil nama atau sebutan sayang dan sebagainya.makan sepiring berdua.

3. Kemesraan
            Adanya rasa ingin membelai dan dibelai, rasa kangen rindu kalo jauh atau lama tak bertemu, adanya ungkapan ungkapan rasa sayang dan seterusnya.

            Tidak semua unsur cinta di atas sama kuatnya. Terkadang berbeda kadarnya. Kadang-kadang ada yang keterikatannya sangat kuat tetapi keintiman atau kemesraannya kurang. Cinta seperti ini mengandung kesetiaan yang kuat dan kecemburuan yang besar, sehingga yang akan timbul dalam hubungan itu adalah dingin atau hambar karena tidak ada kehangatan yang ditimbulkan oleh kemesraan dan keintiman. Ada juga yang keintimannya sangat kuat tetapi keterikatan dan kemesraannya kuat, sehingga yang terjadi adalah  tidak memprioritaskan kepentingan pasangannya dan itu biasanya menjadi permasalahan awal menuju perpisahan dan lain sebagainya tergantung pasangan masing-masing.


3 UNSUR DALAM SEGITIGA CINTA 

  



Teori yang dikemukakan oleh Robert J. Sternberg (1986) ini atau biasa disebut denganThe Triangular Theory of Love menjelaskan bahwa cinta terdiri dari 3 komponen atau unsur. Unsur-unsurnya adalah sebagai berikut:

 1. Intimacy (Intimasi)
            Intimasi adalah aspek emosi dari cinta. Intimasi sebagai perasaan dalam suatu hubungan yang mendorong akan adanya kedekatan dan keterikatan. Intimasi akan membuat hubungan menjadi lebih erat antara satu dan lainnya.

2. Passion (Gairah)
            Ini adalah sisi motivasi dari segitiga cinta itu. Sisi gairah itu memiliki peran penting bagi perkembangan fisiologis dan keinginan yang kuat untuk bersatu dengan orang yang kita cintai. Unsur ini berkaitan erat dengan intimasi, keduanya saling bergantian muncul terlebih dahulu dalam suatu hubungan percintaan.

3. Commitment (Komitmen)
            Komitmen adalah sisi kognitif dari cinta. Komitmen adalah tekad untuk memelihara cinta. Komitmen ini bertumbuh mulai dari taraf nol saat pertama kali bertemu dengan yang dicintai dan bertumbuh semakin saling mengenal satu dengan lainnya. Kunci dari komitmen adalah saling mengenal dan menghargai.

Macam Bentuk-bentuk Cinta
1.      Eros, asal kata ini adalah dari dewa mitologi Yunani, Eros, yang adalah dewa cinta. Eros adalah cinta manusia semata, yg diinspirasi oleh sesuatu yang menarik dalam objeknya. Eros merupakan cinta yang tumbuh dari seseorang kepada yang lain. Misalkan, Zen suka sama gw karna gw cantik. hehe… misalkan lho, jangan sewot gituw ah. N faktor x lainnya yg berhubungan dengan fisik sehingga menimbulkan gairah sex, seperti dalam Inggrisnya “Erotic”.
2.      Storge – Storge adalah ikatan alami antara ibu dan anak, bapak, anak-anak, dan sodara. William Barclay menyebutkan, “kita tidak bisa tidak mengasihi anak-anak dan sodara kita; darah lebih kental daripada air” (N.T. Words, 1974).
3.      Philia, setingkat lebih tinggi dari eros, berhubungan kejiwa daripada tubuh. Ini adalah cinta antar sahabat. Menyentuh kepribadian manusia—intelektual, emosi, dan kehendak, melibatkan saling berbagi. Cinta yg timbuh dari perhatian dan kebersamaan. Ada sedikit eros dalam philia. Kita memilih teman karena kesenangan yang bisa kita dapatkan dari mereka. Ada kualitas pribadi dalam mereka yang kita hargai, kepintaran dan ketertarikan budaya, dan ekspresi diri yang saling memuaskan.


Ayat Al Quran tentang cinta sejati wajib direnungi maknanya. Berisi tentang emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Perasaan yang tidak ada seorangpun bisa mengetahui kapan datangnya, bahkan sang pemilik perasaan sekalipun. Jika kita sudah mengenalnya, kita akan menjadi orang yang paling berbahagia di dunia dan akhirat. Namun, bila tak terbalas, seseorang akan merasa sedih dan akan kehilangan gairah hidup. Dengan kata mutiara cinta, seseorang bisa belajar untuk menghargai sesama, serta berusaha untuk melindungi yang dicintai.

 Rasa kasih sayang adalah Rasa yang timbul dalam diri hati yang tulus untuk mencintai, menyayangi, serta memberikan kebahagian kepada orang lain , atau siapapun yang dicintainya. Kasih sayang diungkapkan bukan hanya kepada kekasih tetapi kasih kepada Allah, Orang Tua, keluarga, Teman, serta makhluk Lain yang Hidup dibumi ini.
       Dalam makna lain Kasih Sayang adalah rasa yang didamba setiap insan di dunia, kasih sayang seorang ibu kepada anaknya, sebaliknya kasih sayang seorang anak kepada Orang Tuanya. Kasih sayang akan muncul ketika ada perasaan simpatik dan iba dari dalam diri kepada yang dikasihi, namun kemunculan kasih sayang sangat alamiah dan tidak bisa dibuat-buat atau direkayasa. Setiap insan ingin dirinya disayangi, maka sayangilah orang lain juga. karna dengan merasakan sayang itu setiap insan dapat merasakan kebahagian yang hakiki. apabila sifat sayang mulai luntur dan sifat dendam, kebenciannya lebih besar maka akan menjanjikan kehancuran kepada sesuatu bangsa atau masyarakat.


Sering kali kita mendengar orang berkata bahwa " kasih sayang itu tidak pernah menuntut dan akan menerima apa adanya " ya memang benar begitulah, bahwa kasih sayang itu bisa menerima apa adanya. Tapi Nilai seperti seperti itu harus kita Letakkan pada Tempatnya, yaitu dalam batin kita sebagai Dasar Utamanya .  Begitu juga dengan palajaran dalam kehhidupan ini, kita ambil hikmahya saja untuk menyayangi kehidupan yang kita miliki ini.


   Kesimpulannya Hidup akan terasa indah apabila selalu saling memberi kasih dan saling menyayangi tanpa memandang perbedaan. makna dari kasih sayang tersebut ialah selalu berbuat yang terbaik baik itu hubungan antara kita dengan Tuhan, Manusia, alam dan Makhluk hidup lainnya didunia ini.

Pengertian Kemesraan
Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti sangatlah erat (karib). Mesra juga dapat diartikan sebagai suatu proses hubungan yang erat. Secara istilah, kemesraan dapat diartikan sebagai suatu keadaan dimana kita memiliki hubungan yang sangat erat kepada seseorang, dan kita merasa sangat nyaman bila di dekatnya.

CINTA KASIH EROTIS

Cinta kasih erotis yaitu kehausan akan penyatuan yang sempurna, akan penyatuan dengan seseorang lainnya. cinta kasih erotis bersifat ekslusif, bukan universal, pertama-tama cinta kasih erotis kerap kali di campurbaurkan dengan pengalaman yang dapat di eksplosif berupan jatuh cinta. Tetapi seperti yang telah dikatakan terlebih dahulu , pengalaman intimitas, kemesraan yang tiba-tiba ini pada hakekatnya hanya sementara.
Keinginan seksual menuju kepada penyatuan diri, tetapi sekali-kali bukan merupakan nafsu fisi belaka, untuk meredakan ketegangan yang menyakitkan. Rupanya keinginan seksual dengan mudah dapat di dicampuri atau di stimulasi oleh tiap-tiap perasaan yang mendalam.
Dalam cinta kasih erotis terdapat eksklusivitas yang tidak terdapat dalam cinta kasih persaudaraan dan cinta kasih keibuan, sering kali eksklusivitas  dalam cinta kasih erotis di salah tafsirkan dan di artikan sebagai suatu ikatan hak milik, contoh sering kita jumpai separang orang-orang yang sedang saling mencintai tanpa merasakan cinta kasih terhadap setiap orang lainya.
Cinta kasih erotis apabila ia benar-benar cinta kasih, mempunyai satu pendirian yaitu bahwa seseorang sunguh-sunguh mencintai dan mengasihi dengan jiwanya yang sedalam-dalamnya dan menerima pribadi orang lain(wanita ataupun pria). Hal ini merupakan dasar gagasan bahwa suatu pernikahan tradisional, yang kedua mempelainya tidak pernah memilih jodohnya sendiri, beda halnya dengan kebudayaan barat/ zaman sekarang, gagasan itu ternyata tidak dapat diterima sama sekali. Cinta kasih hanya di anggap sebagai hasil suatu reaksi emosional dan spontan.
Dengan demikian, bahwa cinta kasih erotis merupakan atraksi individual belaka maupun pandangan bahwa cinta kasih erotis itu tidak lain dari perbuatan kemauan.

Jenis-jenis cinta

Seperti banyak jenis kekasih, ada banyak jenis cinta. Cinta berada di seluruh semua kebudayaan manusia. Oleh karena perbedaan kebudayaan ini, maka pendefinisian dari cinta pun sulit ditetapkan. Lihat hipotesis Sapir-Whorf.
Ekspresi cinta dapat termasuk cinta kepada 'jiwa' atau pikiran, cinta hukum dan organisasi, cinta badan, cinta alam, cinta makanan, cinta uang, cinta belajar, cinta kuasa, cinta keterkenalan, dan lain-lain. Cinta lebih berarah ke konsep abstrak, lebih mudah dialami daripada dijelaskan.
Cinta kasih yang sudah ada perlu selalu dijaga agar dapat dipertahankan keindahannya

Cinta antar pribadi

Cinta antar pribadi menunjuk kepada cinta antara manusia. Bentuk ini lebih dari sekadar rasa kesukaan terhadap orang lain. Cinta antarpribadi bisa mencakup hubungan kekasih, hubungan orangtua dengan anak, dan juga persahabatan yang sangat erat.

Beberapa unsur yang sering ada dalam cinta antarpribadi:
·         Kasih sayang: menghargai orang lain.
·         Altruisme: perhatian non-egois kepada orang lain (yang tidak dimiliki oleh banyak orang).
·         Reciprocation: cinta yang saling menguntungkan (bukan saling memanfaatkan).
·         Komitmen: keinginan untuk mengabadikan cinta, tekad yang kuat dalam suatu hubungan.
·         Keintiman emosional: berbagi emosi dan rasa.
·         Kekerabatan: ikatan keluarga.
·         Passion: hasrat dan atau nafsu seksual yang cenderung menggebu-gebu.
·         Physical intimacy: berbagi kehidupan erat satu sama lain secara fisik, termasuk di dalamnya hubungan seksual.
·         Kepentingan pribadi: cinta yang mengharapkan imbalan pribadi, cenderung egois dan ada keinginan untuk memanfaatkan pasangan.
·         Pelayanan: keinginan untuk membantu dan atau melayani.
Energi seksual dapat menjadi unsur paling penting dalam menentukan bentuk hubungan. Namun atraksi seksual sering menimbulkan sebuah ikatan baru, keinginan seksual dianggap tidak baik atau tidak sepantasnya dalam beberapa ikatan cinta. Dalam banyak agama dan sistem etik, hal ini dianggap salah bila memiliki keinginan seksual kepada keluarga dekat, anak, atau di luar hubungan berkomitmen. Tetapi banyak cara untuk mengungkapkan rasa kasih sayang tanpaseks. Afeksi, keintiman emosi dan hobi yang sama sangat biasa dalam berteman dan saudara di seluruh manusia.

Di dalam Psikologi cinta itu di bagi menjadi 3 yaitu :

1.  Cinta karena nafsu
Yaitu cinta yang mengakibatkan hubungan antar dua orang tidak terkontrol lagi, emosi sangat menguasai akal sehat seseorang sehingga perilaku seolah terjadi secara spontan untuk menjawab rangsangan emosi yang berlebihan.

2.   Cinta pragmatis
yaitu cinta terjadi keseimbangan antara dua orang, ada rasa suka dan duka, serta  adanya timbal balik.

3.   Cinta altruistik
biasanya terjadi pada seorang ibu kepada anaknya, cinta ini disertai kasih sayang yang tidak ada batasnya.
Cinta itu berada pada ranah emosional dan rasional. Cinta emosional ini datang dan pergi tanpa diprediksi,misalkan: aku mencintaimu pada pandangan pertama, meski aku tak bahagia bersamanya aku tetap mencintainya dll.


Konsep Budaya Dasar

Pada dasarnya ilmu budaya dasar adalah pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Hubungan antara manusia dengan kebudayaannya. Ilmu Budaya Dasar dinamakan Basic Humanities, berasal dari bahasa Inggris The Humanities. Berasal dari bahasa latin Humanus, berarti manusiawi, berbudaya dan halus. The Humanities berkaitan dengan masalah nilai yaitu nilai sebagai Homo Humanus. Secara umum The Humanities mencakup filsafat, teologi, seni dan cabang-cabangnya termasuk sastra, sejarah, cerita rakyat, dan lain-lain, Oleh sebab itu The Humanities menjadi ilmu-ilmu kemanusiaan, dan sebagian menterjemahkan sebagai pengetahuan budaya.
Istilah llmu Budaya Dasar dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “The Humanities”. Adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dan bahasa latin humanus yang bisa diartikan manusia, berbudaya dan halus. Ruang lingkup ilmu budaya dasar dibagi menjadi 2 bagian yaitu :
1.     Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya ( The Humanities ), baik dari segi masing-masing keahlian ( disiplin ) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.
2.     Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat. Dalam melihat dan menghadapi lingkungan alam, sosial dan budaya, manusia tidak hanya mewujudkan kesamaan-kesamaan, akan tetapi juga ketidak seragaman yang diungkapkan secara tidak seragam, sebagaimana yang terlihat ekspresinya dalam berbagai bentuk dan coral: ungkapan, pikiran, dan perasaan, tingkah laku, dan hasil kelakuan mereka.

Menilik kedua masalah pokok yang bisa dikaji dalam mata kuliah Ilmu Budaya. Dasar tersebut di atas, nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak sebagi subyek akan tetapi sebagai obyek pengkajian . Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesama manusia, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan manusia dengan Tuhan menjadi tema sentral dalam ilmu Budaya Dasar.
Pokok bahasan yang akan dikembangkan adalah :
– Manusia dan cinta kasih
– Manusia dan keindahan
– Manusia dan penderitaan
– Manusia dan keadilan
– Manusia dan pandangan hidup
– Manusia dan tanggung jawab serta pengabdian
– Manusia dan kegelisahan
– Manusia dan harapan.

Ilmu budaya dasar bukanlah ilmu sastra, ilmu tari, ilmu filsafat dan ilmu-ilmu yang terdapat dalam pengetahuan budaya.
Banyak hal menarik yang dapat kita ambil dari ilmu budaya dasar tersebut. Jika kita belajar dengan tekun dan giat kita dapat menguasai ilmu budaya dasar dengan baik.

Dapat disimpulkan bahwa ilmu budaya dasar memberikan kita wawasan seputar manusia dengan kehidupannya. Dari mulai cinta kasih, keindahan, harapan, keadilan, pandangan hidup, tanggung jawab hingga kegelisahan, dan penderitaan. Kita pasti akan melalui step-step tersebut.

Minggu, 01 Mei 2016

Brongkos Kikil



Brongkos Kikil

            Disini aku akan sendikit memberi tau makanan daerah dari Indonesia yaitu salah satunya brongkos kikil. Jadi sebenerannya ini berdasarkan pengalaman pribadi diriku yang sebenarnya dan aku adalah seorang yang mungkin suka dengan wisata kuliner serta jika mengunjungi suatu daerah atau tempat aku pasti sibuk mencari informasi kuliner mengenai daerah itu baik bertanya kepada orang sekitar atau mencari di internet . Waktu aku mampir di daerah Jawa Tengah aku lupa waktu itu aku berada di Temanggung atau Purworejo.
            Mampir lah ke tempat makanan yang menyediakan daging kambing. Ketika aku melihat menu disitu memang adanya menu kambing semua seperti sate kambing yang menggunakan gula merah sebagai bumbunya. Tapi aku tertarik kepada menu yang bernama brongkos, mungkin karna makan sate udah biasa jadi mending cari yang ga ada di Jakarta selain itu karna baru denger aku langsung berfikir klub football Denver Broncos, apakah mereka ada kesamaan atau brongkos ini dari Denver sana. Karna heran belom pernah makan dan belom tau brongkos jadi aku tanya-tanya mengenai brongkos ini. Jadi rupanya brongkos ini makanannya make kikil sebagai bahan utamanya dan ternyata ga ada hubungannya sama kota Denver atau klub itu sendiri.
             Sebenarnya ketika aku mendengar kata kikil aku berfikir dan berdoa agar kolestrol engga naik, karna saperti yang aku tau kikil itu punya kolestrol yang tinggi. Tapi karna rasa penasaran yang lebih besar dibanding mikirin kolestrol tinggi, di tambah perut yang udah lapar jadinya langsung pesan seporsi brongkos bersama nasi hangat dan es teh manis.
              Untuk rasanya brongkos ini rasanya pedes, engga tau deh pedes cabe atau lada tapi kalo cabe, cabenya ga pernah keliatan di dalem piring mungkin udah dibuang sewaktu mau di sajiin atau akunya sendiri yang ke asikan makan jadi ga liat. Brongkos kikil ini harganya kurang lebih 20-25 ribuan kalo ga salah ya soalnya kan di tambah sama nasi dan dua gelas es teh. Maklum dua gelas soalnya emang pedes.
            Maaf kalo seandainya aku tidak menjelaskan kemana aku pergi, naik apa, sama siapa dan kenapa. Soalnya ini lagi bahas soal brongkos jadi aku singkat, khawatir kalo lengkap malah dibilang curhat.
            Oh iya aku akan memberi tahu sedikit resep dan cara membuat brongkos kikil ini. Berikut dibawah ini adalah resep dan cara membuat brongkos:

RESEP SAYUR BRONGKOS KIKIL ISTIMEWA

I. Bahan - Bahan.
  • Kikil ( Bisa juga menggunakan daging sapi )
  • Kacang panjang.
  • Cabai hijau.
  • Kacang tolo.
  • Tahu putih.
  • Kulit Melinjo.
  • Labu Siam.
II. Bumbu - Bumbu
  • Bawang merah.
  • Bawang Putih.
  • Santan.
  • Daun Salam.
  • Kluwek.
  • Jahe.
  • Kencur.
  • Asam.
  • Daun jeruk purut
  • Garam.
  • Gula Jawa (Gula Merah).
  • Minyak goreng.
III. Cara membuatnya
  • Kikil dicuci, rebus sampai lunak, lalu potong-potong.
  • Kacang tolo dicuci, lalu rebus sampai lunak.
  • Kacang panjang dipotong-potong seukuran 2 ruas jari. Cabai hujau dan kulit melinjo diiris kasar. Labu siam diiris dadu 1 cm. Tahu putih diiris dadu 1 cm.
  • Kluwek dikupas, rendam dalam air, kemudian airnya dibuang. Bila kluwek terasa pahit jangan dipakai, pilihlah kluwek yang kualitasnya bagus.
  • Bumbu-bumbu semua dihaluskan termasuk kluwek juga ikut dihaluskan.
  • Tumis bumbu-bumbu yang telah dihaluskan, kikil, kacang tolo dan kulit melinjo dan juga kacang dimasukkan dan turut ditumis. Kemudian bahan-bahan yang lain dimasukkan menurut tingkat kerasnya. Tambahkan sedikit santan cair, tutup dan biarkan lunak.
  • Masukkan santan kental, aduk hingga mendidih dan tambahkan air asam.
  • Bila sudah masak, angkat dan hidangkan.
Sumber resep dan cara membuat brongkos ini di persembahkan oleh:
http://chefsiana.blogspot.co.id/2015/11/resep-sayur-brongkos-kikil-istimewa.html

Komentar tambahan:
Aku mengucapkan terima kasih kepada chef siana karna sudah berbagi resep brongkos kepada ku. Tapi resep atau bumbu yang aku baca dari chef ana itu sedikit berbeda dari brongkos yang sudah pernah ku makan sebelumnya. Karna waktu aku makan brongkos itu semuanya bener-bener kikil semua, engga ada tambahan kacang tolo dan tahu. Mungkin setiap daerah memiliki resep dan tambahan bahan yang berbeda beda kali ya.
Oh ya sedikit info nih katanya kalo brongkos yang enak dan bagus itu engga bau prengus. Prengus itu semacam bau kambing gitu dehh.
Maaf  jika ada kata-kata yang mungkin sedikit kurang berkenan ketika di baca.