Senin, 20 Juni 2016

Manusia dan pandangan hidup

Manusia dan Pandangan Hidup

A. Pandangan Hidup
Pandangan Hidup merupakan suatu dasar atau landasan untuk membimbing kehidupan jasmani dan rohani. Pandangan hidup ini sangat bermanfaat bagi kehidupan individu, masyarakat, atau negara. Semua manusia pasti mempunyai suatu pandangan hidup sendiri – sendiri dan kemungkinan berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Tak sedikit pula orang yang mempunyai pandangan hidup yang sangat bertentangan dengan pandangan hidup orang yang lainnya, itulah yang sering memicu perdebatan diantara umat manusia dalam kehidupan sehari hari.

B. Cita-cita

Cita-cita adalah suatu pandangan hidup untuk masa depan. Cita-cita merupakan suatu keinginan, harapan, atau tujuan seseorang yang selalu ada dalam pikirannya dan dapat semakin tinggi seiring bertambahnya usia. Seseorang yang ingin mencapai cita-cita harus berusaha untuk mewujudkannya. Cita-cita yang tidak mungkin atau belum terpenuhi disebut angan-angan.

C. Kebajikan
Kebajikan atau kebaikan adalah suatu sifat seseorang yang akan mendatangkan manfaat yang bagi dirinya sendiri bahkan orang lain. Didalam etika dan beragama kita dianjurkan berbuat baik kepada semua orang. Sebagai makhluk pribadi seseorang pasti bisa menentukan mana yang baik yang harus dilakukan ataupun yang buruk dan tidak boleh dilakukan. Baik buruk seseorang ditentukan oleh suara hati . suara hati adalah semacam bisikan yang mendorong seseorang untuk berbuat sesuatu. Dan tingkah laku seseorang juga dipengaruhi oleh suara hati.

D. Keyakinan dan Kepercayaan

Ada 3 aliran yang merupakan keyakinan/kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup, yaitu:
1. Aliran Naturalisme : Berintikan spekulasi yang menyatakan mungkin ada Tuhan, mungkin tidak ada Tuhan. Apabila aliran naturalisme ini dihubungkan dengan pandangan hidup, maka keyakinan manusia itu bermula dari Tuhan.

2. Aliran intelektualisme : Dasar aliran ini merupakan akal/logika. Mana yang benar menurut akal, itulah yang baik. Apabila aliran ini dihubungkan dengan pandangan hidup, maka keyakinan manusia itu bermula dari akal. Jadi pandangan hidup ini dilandasi oleh keyakinan kebenaran yang diterima akal.

3. Aliran Gabungan : Dasar aliran ini ialah kekuatan gaib dan akal. Kekuatan gaib artinya kekuatan yang berasal dari Tuhan, percaya adanya Tuhan sebagai dasar keyakinan. Sedangkan akal adalah dasar kebudayaan, yang menentukan benar tidaknya sesuatu. Apabila aliran ini dihubungkan dengan pandangan hidup, maka akan timbul dua kemungkinan pandangan hidup yaitu sosialisme dan religius.


Mind Mapping






KESIMPULAN

Manusia perlu memiliki pandangan hidup dan pandangan hidup juga dapat berubah-ubah seiring berubahnya waktu, pandangan hidup juga meliputi cita-cita,untuk mencapai cita-cita diperlukan usaha dan perjuangan.Cita-cita yang baik adalah cita-cita yang dapat dicapai melalui kerja keras, kreativitas, inovasi, dukungan orang lain dan sebagainya. Khayalan hasil melamun cenderung tidak logis dan bersifat mubazir karena banyak waktu yang terbuang untuk menghayal yang tidak-tidak.

Dalam bercita-cita pun sebaiknya jangan terlalu mendetail dan fanatik karena kita bisa dibuat stres dan depresi jika tidak tercapai. Contoh adalah seseorang yang punya cita-cita jadi dokter. Ketika dia tidak masuk jurusan ipa dia stress, lalu gagal snmptn / spmb kedokteran dia stress, dan seterusnya. Tidak semua orang bisa menentukan cita-cita. Jika tidak bisa menentukan cita-cita, maka bercita-citalah untuk menjadi orang yang berguna dan dicintai orang banyak dengan hidup yang berkecukupan. Untuk mendapatkan motivasi dalam mengejar cita-cita kita bisa mempelajari kisah sukses orang lain atau membaca atau melihat film motivasi hidup seperti laskar pelangi.

Cita-cita untuk ku



CITA-CITAKU

Sebelumnya aku pernah memiliki cita-cita, tapi cita-cita ku itu banyak banget. Mulai dari pengen jadi dokter, pilot, tentara, polisi, bahkan juga pernah pengen menjadi seorang atlit pemain Amerika football.
Dari awal aku sadar kalo semua cita-cita ku itu adalah hal yang sulit terwujud kalo ga dibantu dengan usaha dan doa sekaligus bantuan dari orang tua juga. Lama kelamaan aku tumbuh menjadi dewasa dan dari sini mulailah kesulitan. Kesulitan ku yang muncul adalah saat aku besar aku ingin menjadi siapa? Dan jadi apa? Aku berpikir begitu karna punya terlalu banyak mimpi.
Pada akhirnya ketika SMA aku berusaha untuk masuk jurusan IPA agar bisa mendapatkan jangkauan pekerjaan yang luas. Yaaa walau di  IPA susah tapi setidaknya usaha dulu. Waktu SMA juga pernah pingin untuk melanjutkan AKPOL atau AKMIL karna yang aku ketahui tentang diriku, aku memiliki latar belakang seorang militer (bukan gaya-gayaan loh ya).
Tapi setelah menjelang UN SMA ketertarikan ku untuk masuk AKPOL atau AKMIL tiba-tiba menurun bahkan mungkin ga minat lagi. Padahal kalo dilihat dari usaha ku itu untuk menjadi AKPOL atau AKMIL itu lumayan keras. Usaha yang ku lakukan diantaranya adalah engga ga jadi seorang perokok, tiap hari makan-makanan sehat dan kurang-kurangin jajan sembarangan,  bangun pagi abis subuh lari pagi, setelah lari olahraga ringan kaya push up sit up. Yaaa pokoknya yang sering dilakukan dalam militer. Tapi jujur yang paling berat adalah latihan berenang, mungkin di pikiran orang latihan renang gampang. Tapi aku berusaha berenang seperti merka(tentara) juga.
Setelah lulus SMA aku memilih untuk kuliah dan ngambil jurusan Teknik Informatika di salah satu perguruan tingi swasta di Indonesia. Dari sana aku berharap bisa memilih dan mencari cita-cita yang lain.
Tapi untuk saat ini diriku merasa setalah selesai kuliah, aku memutuskan untuk mendaftar seorang tentara dan polisi. Tapi aku bingung pada diriku sendiri bahwa aku bukan merupakan seseorang yang suka mengabdi, bukan maksudnya ga mau bela Negara ya cumin yang dimaksud itu kalo jadi tentara atau polisi itu jarang liburnya hahahah ambil contoh ketika lebaran dehhh. Yang lain pada libur lebaran ketemu sodara, sedangkan polisi/tentara harus tetap bekerja. Menurutku itu keren dan heroic karna mereka harus menyampingkan soal libur dan memilih megabdi tapi menurutku itu sangatlah berat bagiku.
Jadi entah mau jadi apa ketika menjadi seorang lulusan teknik informatika. Kalo seandainya menjadi seorang programmer yaa Alhamdullilah gpp selama tujuan akhir hidup ku sudah mulai terlihat.